Jumat, 05 Oktober 2012

Mencegah Kehilangan Data

Sebagai pengguna komputer baik awam maupun profesional tentunya sangat menyadari betapa berharganya data yang ada di komputer anda. Data foto, MP3, email, dokumen, atau data keuangan yang tersimpan di komputer sudah selayaknya mendapatkan perhatian ekstra karena semua itu mungkin anda dapatkan dengan susah payah.
Data bisa diibaratkan dengan uang. Seorang penasihat keuangan selalu merekomendasikan agar anda melakukan diversifikasi portofolio anda (memecahnya ke dalam unit-unit yang berbeda) sehingga jika terjadi kerugian di satu unit, anda tidak akan bangkrut! Konsep yang sama berlaku juga terhadap backup. Dengan memisah data ke tempat terpisah (dan dengan beberapa metode) akan memastikan data anda selamat meski terjadi kerusakan di satu lokasi.

Berikut ini beberapa metode yang bisa anda lakukan untuk melakukan backup data.
1. Full-System Backup
Sediakan satu harddisk berkapasitas besar untuk membackup seluruh system. Install program untuk melakukan cloning drive misal Casper 5.0 yang bisa melakukan backup terjadwal, dengan atau tanpa kompresi data. Full-system backup ke dalam sebuah harddisk adalah solusi yang paling baik mencegah kehilangan data. Jika terjadi suatu bencana, cukup dengan mengganti harddisk utama dengan harddisk backup.
Alternatif software backup lain :
 Mencegah Kehilangan Data (Part 1)
2. Backup Data Secara Online
Full-system backup memang metode yang paling aman. Meski demikian jangan lupakan untuk membackup hanya data penting seperti dokumen, bookmark, data keuangan, e-mail, daftar alamat, dan sebagainya. Sebab apa? Terkadang anda memerlukan untuk mengambil kembali hanya sebagian data penting. Selain itu, membackup sebagian data memerlukan waktu yang jauh lebih singkat dibanding backup seluruh system. Untuk metode ini, anda bisa gunakan backup online seperti iDrive atau MozyHome. Kedua layanan tersebut menawarkan storage gratis sebesar 2 GB dan terdapat pilihan upgrade ke storage tak terbatas (unlimited) dengan biaya $5 per bulan.
Mozy mengandalkan client software untuk membantu anda memilih type file umum yang akan dibackup atau data file penting dari program semacam Outlook atau Quicken.
Sedangkan iDrive memakai interface seperti Explorer. Keunggulan kedua layanan tersebut adalah mereka berjalan secara otomatis di belakang layar, mengupload file baru dan file yang berubah selama anda bekerja (atau pada waktu yang telah ditentukan).
Selain itu ada pula layanan serupa dari ADrive dengan kapasitas 50 GB gratis, tetapi tidak ada opsi untuk sinkronisasi file. Jadi tergantung anda untuk memilih file yang hendak diupload. Layanan ini cocok untuk menyimpan file yang tidak sering diubah, seperti MP3 atau foto.
3. PC Cadangan
Memiliki dua atau lebih PC sudah menjadi hal yang umum saat ini. Kita dapat memaksimalkan fungsi dari PC yang ada untuk membuat sebuah “jaringan backup”. Yang diperlukan adalah SyncToy 2.0, salah satu utility gratis Microsoft. Anda dapat membuat “folder pasangan” antar PC, menyalin file antar folder dengan sekali klik.
Jika PC anda tidak berada dalam satu jaringan – satu di rumah dan lainnya di kantor – coba gunakan Microsoft Windows Live FolderShare, yang bisa mensinkronisasi file melalui internet (secara otomatis. SyncToy memerlukan anda untuk melakukannya secara manual). Kelebihan dari FolderShare adalah anda dapat meluaskan jaringan backup dengan mengikutsertakan teman-teman, sinkronisasi file-file penting ke PC mereka (dan sebaliknya). Seperti halnya SyncToy, FolderShare tidak memungut biaya untuk pemakaiannya.
4. Backup Dokumen
Jika anda pengguna Google Docs, anda pasti mengetahui bahwa aplikasi office berbasis Web ini dapat mengimport dokumen dari Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint. Tapi bukankah akan lebih baik jika anda dapat melakukan sinkronisasi dokumen-dokumen tersebut dengan PC anda? Anda bisa melakukannya dengan GoodSync. GoodSync secara otomatis melakukan sinkronisasi dan backup file-file penting antar desktop, laptop, server, dan drive external di dalam network atau internet.
5. Backup Bookmark
bookmark Mencegah Kehilangan Data (Part 3)
Anda pemakai Firefox tentu mengenali icon tersebut (terdapat di Address Bar) yang menandakan icon bookmark dan RSS (Really Simple Syndication). Dengan meng-klik salah satu icon tersebut, maka kita bisa memasukkan sebuah website ke daftar web favorit. Anda bisa mencobanya sekarang dengan cara klik salah satu icon tersebut; coba klik icon RSS Feed – lalu klik Subscribe Now – lalu klik Add – maka anda akan menjumpai web Info Gaptek di daftar menu Bookmarks anda. Untuk membackup daftar bookmarks, pengguna Firefox dapat menginstall Foxmarks plug-in, sedangkan pengguna Internet Explorer memakai BookmarkSync.
6. Backup E-mail
Dua utility yang bisa anda coba untuk membackup email adalah Amic Email Backup – yang akan mengcopy semuanya termasuk address book, setting account, dan message rule – ke dalam sebuah file terkompresi; atau Mailstore Home – yang menyalin seluruh email ke dalam arsip yang bisa ditelusuri dan pilihan untuk membackup ke CD atau DVD.
Amic mendukung 9 email client, termasuk Outlook, Outlook Express, dan Eudora. Mailstore Home bekerja dengan Windows Mail, Outlook, Outlook Express, Thunderbird, dan Seamonkey.
Namun jika anda meletakkan CD backup di tempat yang kurang aman, maka resiko kerusakan atau kehilangan tetap ada. Untuk itu, anda bisa mempertimbangkan untuk memakai metode IMAP menggunakan GMail, sebagai metode pengarsipan berbasis web. Hal ini akan dibahas di artikel lain.
7. Backup gadget
Terakhir, kita sampai di metode backup yang sebenarnya anda sudah punya – namun tidak mengetahuinya. Sebagai contoh, jika anda membawa smart phone atau PDA yang sinkron dengan PC, itu sama halnya memiliki sarana backup portabel yang berisi contact, kalender, memo, dan task. Jika terjadi kerusakan di desktop PC anda, tinggal sinkronkan dengan gadget anda untuk mengembalikan semuanya ke Outlook, Palm Desktop, atau contact manager apapun yang anda gunakan. (Pastikan melakukan setting untuk memindah data dari gadget ke PC, bukan sebaliknya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar