Backup data
adalah aktivitas yang sangat penting, baik itu backup untuk data
pribadi atau data perusahaan. Dengan menyediakan backup yang baik,
resiko kehilangan data akibat kerusakan hardware ataupun karena virus
dapat diperkecil. Backup yang baik harus dilakukan secara teratur, dan
file backup harus disimpan di PC lain atau media lain (DVD, Flashdisk).
Jika PC ditempat anda terhubung dalam LAN (Local Area Network), maka
anda dapat memanfaatkan sebuah PC untuk menampung data-data yang
diperlukan untuk dibackup.
Berikut ini saya coba sharing cara simple namun cukup efektif untuk
backup data. Sebelumnya anda harus menyiapkan software aplikasi berikut:
# Syncback (untuk mengcopy file atau folder)
# 7zip (untuk mengkompres file atau folder yang sudah dicopy)
Contoh :
jika anda hendak membackup sebuah folder di COMP1 ke COMP2 maka langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Folder di COMP1 harus di-share.
# Misal nama foldernya D:\DATA maka melalui My Computer atau Windows
Explorer, klik-kanan folder D:\DATA lalu pilih “Sharing and Security…”.
# Lihat di bagian Network sharing and security. Jika tampil “If you
understand the security risks but want to share…” maka klik saja link
tersebut. Kemudian pilih “Just enable file sharing”.
# Contreng opsi “Share this folder on the network” dan berikan nama
share dibawahnya. Nama share akan sama dengan nama foldernya, tapi anda
bisa ganti sesuai keinginan anda. Lalu klik [OK]
2. Copy folder dari COMP1 ke COMP2
Untuk mengcopy folder antar PC ini anda bisa gunakan Syncback. Syncback
diinstal di COMP2. Syncback memiliki opsi untuk mengcopy hanya file-file
yang baru dibuat atau baru diupdate, sehingga menghemat waktu karena
tidak perlu mengcopy seluruh isi folder. Sebelumnya, anda harus membuat
sebuah Profile lalu menentukan folder asal (yang hendak dibackup) dan
folder tujuan (untuk menampung folder yang dibackup). Setelah itu
buatlah Schedule agar proses dapat berjalan otomatis sesuai dengan waktu
yang sudah ditentukan.
3. Kompres (zip) folder
Gunakan 7zip (freeware) untuk mengkompres folder. Dengan 7zip kita bisa
membuat script untuk mengotomatiskan proses kompresi ini. Caranya:
# Buat sebuah file bernama kompres.bat
— di Windows Explorer, buka sebuah folder, lalu di window sebelah kanan
yang berisi daftar file lakukan klik-kanan > New > Text Document
— akan terbentuk file “New Text Document.txt” (jika filenya hanya
bernama “New Text Document” tanpa “.txt” maka klik di menu Tools >
Folder Options > View > hilangkan tanda contreng di opsi “Hide
extensions for known file types”)
— rename file “New Text Document.txt” menjadi “kompres.bat”
# Edit file kompres.bat (klik-kanan lalu pilih Edit)
# isikan dengan script ini:
Keterangan:
-xr!*.bak >> tidak memasukkan file *.bak
D:\BACKUP\DATAKU >> akan membentuk file D:\BACKUP\DATAKU.ZIP
D:\DATAZIP >> folder yang dikompres
4. Rename file hasil zip
Script di atas akan selalu menghasilkan file bernama DATAKU.ZIP sehingga
harus direname agar tidak tertimpa (overwrite) jika besok proses backup
berjalan lagi. Untuk itu kita bisa manfaatkan command DOS dan batch
file untuk otomatisasi hal ini.
Caranya:
# Buat file renfile.bat
# Isikan dengan script ini:
Keterangan:
Script tersebut akan mengganti nama file DATAKU.ZIP menjadi DATA+tanggal
hari ini. Contohnya jika hari ini tanggal 03/19/2009 maka file akan
menjadi DATA03192009.ZIP
# Masukkan file renfile.bat ke Schedule Task di Control Panel.
Sumber: http://infogaptek.com/2009/03/19/membuat-script-dos-untuk-backup-data/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar